ituCapsa Agen Ceme Online Capsa Domino99 Poker Indonesia

SiniCapsa Agen Judi Poker Domino99 Capsa Susun Ceme Live Poker Samgong Terpercaya Indonesia

IndukBola88 Agen Judi Bole Casino Togel Tangkas Poker Sabung Ayam Terpercaya Indonesia

Welcome, Guest
You have to register before you can post on our site.

Username
  

Password
  





Search Forums

(Advanced Search)

Forum Statistics
» Members: 61
» Latest member: bagas87
» Forum threads: 485
» Forum posts: 8,959

Full Statistics

Online Users
There are currently 6 online users.
» 2 Member(s) | 4 Guest(s)
agensports98, pokersaga

Latest Threads
Agen Togel Online Aman da...
Forum: Agen Togel
Last Post: agensports98
1 minute ago
» Replies: 587
» Views: 6,415
EXTRA BONUS DP di Agenspo...
Forum: Agen Bola
Last Post: agensports98
1 minute ago
» Replies: 591
» Views: 6,431
SAGAPOKER : Agen Poker da...
Forum: Agen Poker
Last Post: pokersaga
7 minutes ago
» Replies: 365
» Views: 4,097
AGENLIVE4D AGEN TOGEL TER...
Forum: Agen Togel
Last Post: aglv123
49 minutes ago
» Replies: 546
» Views: 7,561
Agen Taruhan Judi Bola Te...
Forum: Agen Poker
Last Post: meldaong
1 hour ago
» Replies: 80
» Views: 1,112
Agen Taruhan Judi Bola Te...
Forum: Agen Bola
Last Post: meldaong
1 hour ago
» Replies: 80
» Views: 1,347
B-O-L-A-V-I-T-A Bandar Ju...
Forum: Agen Casino
Last Post: susuultra
1 hour ago
» Replies: 77
» Views: 1,156
Kontes SEO Klikbandar88 |...
Forum: Kontes SEO
Last Post: seoklikbandar88
1 hour ago
» Replies: 24
» Views: 59
Kontes SEO Klikbandar88 |...
Forum: Agen Poker
Last Post: seoklikbandar88
1 hour ago
» Replies: 24
» Views: 172
B-O-L-A-V-I-T-A Bandar Ju...
Forum: Agen Bola
Last Post: susuultra
1 hour ago
» Replies: 76
» Views: 1,333

 
  [REAL-674] Amami Kokoro, Sato Airi, Yuuki Rei, Hazuki Jun - I'm About To Rape This En
Posted by: kartikalw - 06-20-2018, 05:21 AM - Forum: Bokep Asia - No Replies

[REAL-674] Amami Kokoro, Sato Airi, Yuuki Rei, Hazuki Jun - I'm About To Rape This Entire Family - TribunDewasa.


[Image: REAL-674-Amami-Kokoro-Sato-Airi-Yuuki-Re...C445&ssl=1]





[Image: agen_judi_poker_domino99_capsa_susun_cem...oker_2.gif]


[Image: agen_judi_poker_domino99_capsa_susun_cem...oker_2.jpg]

Print this item

  Terasa Sekali Kemaluan Herlin Telah Basah Oleh Cairan Yang Keluar Terus Menerus Dari
Posted by: kartikalw - 06-20-2018, 05:17 AM - Forum: Cerita Dewasa - No Replies

Terasa Sekali Kemaluan Herlin Telah Basah Oleh Cairan Yang Keluar Terus Menerus Dari Vaginanya - AsliCeritaDewasa.


[Image: Terasa-Sekali-Kemaluan-Herlin-Telah-Basa....jpg?ssl=1]


Suatu hari telepon di kantorku berbunyi. Saat kuucapkan “halo”, terdengar suara merdu dari seberang sana. “Siang, bisa bicara dengan Pak Vito?” “Ya, saya sendiri, dengan siapa saya bicara?” “Oh, ini Pak Vito? Pak, ini Herlin dari toko *** ” Aku hanya mengiyakan, aku tahu itu adalah sebuah toko handphone di mall ini.

Aku mengira dia pasti akan membicarakan masalah operasional, atau komplain tentang pengelolaan gedung ini. Ternyata dugaanku meleset. “Ada yang bisa saya bantu Bu Herlin?” Aku biasa memanggil semua orang dengan sebutan Bu, baik masih muda ataupun sudah berumur, sekedar untuk formalitas. “Saya dengar-dengar cerita tentang Bapak, saya ingin bertemu dengan Bapak, kapan Bapak ada waktu?” “Saya selalu ada waktu Bu, silakan datang kapan saja Anda suka.”

10 menit kemudian, gadis muda berusia 22 tahun ini telah ada didepanku dan menceritakan segala keluhannya. Dia merasa tidak PD dan minder dengan penampilannya, padahal menurutku dia sudah dalam segala hal, dari wajahnya yang cantik, ukuran tubuhnya sangat proporsional, kulitnya yang kuning langsat tanpa noda, hanya saja dadanya kecil, tapi paling tidak nilai totalnya 8 (menurutku).

Selengkapnya bisa di baca Di AsilceritaDewasa.

[Image: itucapsa-bandar-capsa-domino99-ceme-terp...esia-5.jpg]


[Image: itucapsa-bandar-capsa-domino99-ceme-terp...esia-4.jpg]

Print this item

Information ITUCAPSA - Agen Judi Poker DominoQQ Capsa Susun Bandar Ceme Online Terbaik Terpercaya
Posted by: kartikalw - 06-20-2018, 03:25 AM - Forum: Agen Poker - No Replies

[Image: itucapsa-bandar-capsa-domino99-ceme-terp...esia-1.jpg]

ItuCapsa merupakan agen judi poker online uang asli terpercaya yang menyediakan permainan terlengkap yakni : Game poker online, domino qq / qiu qiu, capsa susun, ceme keliling, bandar ceme, dominobet, samgong dan casino war dalam 1 akun permainan

Terbukti itucapsa merupakan agen paling jujur dan sportif dalam dunia perjudian online!

Dilengkapi fasilitas pelayanan online 24jam non stop dan dengan customer service yang sangat ramah yang juga siap menerima keluhan Anda setiap saat akan membuat Anda semakin nyaman dan betah dalam mengikuti setiap permainan yang tersedia didalamnya.

itucapsa dinobatkan sebagai agen judi online dengan persentase kemenangan member terbesar dan terbaik selama 2 tahun berturut-turut.

ITUCAPSA.COM AGEN JUDI POKER DOMINOQQ CAPSA SUSUN BANDAR CEME ONLINE TERBAIK INDONESIA

ITUCAPSA

==> BONUS 5 RIBU SETIAP HARI <==

==> BONUS CASHBACK TERTINGGI DAN TANPA SYARAT <==
Bonus Cashback akan otomatis dimasukkan ke dalam user ID setiap minggunya

==> 100% TANPA BOT dan TANPA ADMIN YANG BERMAIN <==
Sistem permainan yang transparan dan termonitor setiap saat membuat kami berani jamin akan keamanan setiap member kami

==> MINIMAL DEPOSIT 25RB DAN WITHDRAWAL 25RB <==

==> BONUS REFERRAL TERTINGGI <==
Bonus referal tertinggi dan paling berani diantara agen judi yang ada saat ini

==> JACKPOT RATUSAN JUTA RUPIAH <==

==> KENYAMANAN TRANSAKSI <==
Transaksi dapat dilakukan melalui :
Bank BCA, MANDIRI, BNI, BRI
Transaksi dapat dilakukan 24 Jam, sesuai jadwal Online Bank yang bersangkutan.

Untuk Info Pendaftaran, silakan kunjungi :
ITUCAPSA.COM
BBM : dcd508f3
Line : ITUCAPSA
Whatsapp : +855712346048

[Image: itucapsa-bandar-capsa-domino99-ceme-terp...esia-5.jpg]

[Image: itucapsa-bandar-capsa-domino99-ceme-terp...esia-4.jpg]

Print this item

  Mahasiswi India Hisap Kontol Kekasih Di Mobil
Posted by: ceritabecek - 06-20-2018, 01:41 AM - Forum: Bokep Asia - No Replies

Mahasiswi India Hisap Kontol Kekasih Di Mobil - Cerita Becek.

[Image: 5b294de79e819.jpg]

Print this item

  Mahasiswi IGO Colok Memek Jembut Tebal
Posted by: ceritabecek - 06-19-2018, 11:53 PM - Forum: Bokep IGO - No Replies

Mahasiswi IGO Colok Memek Jembut Tebal - Cerita Becek.

[Image: 5b2933d3b52c5.jpg]

Print this item

  Febi Febriyani ABG SMAN 4 Indonesia Ngentot Di Sofa
Posted by: ceritabecek - 06-17-2018, 03:48 AM - Forum: Bokep IGO - No Replies

Febi Febriyani ABG SMAN 4 Indonesia Ngentot Di Sofa - Cerita Becek.

[Image: 5b25765eb41df.jpg]

Print this item

  Mahasiswi India Toket Gede Striptis Di Webcam
Posted by: ceritabecek - 06-17-2018, 03:25 AM - Forum: Bokep Asia - No Replies

Mahasiswi India Toket Gede Striptis Di Webcam - Cerita Becek.

[Image: 5b25714ba7696.jpg]

Print this item

  ABG SMA Bugil Berjamaah
Posted by: ceritabecek - 06-10-2018, 04:08 AM - Forum: Gambar IGO - No Replies

ABG SMA Bugil Berjamaah - Cerita Becek.

[Image: 5b1c416729dbd.jpg]

[Image: 5b1c41672cb98.jpg]

[Image: 5b1c416731b1a.jpg]

[Image: 5b1c4167365ea.jpg]

[Image: 5b1c416739747.jpg]

Print this item

  ABG Amoy Tocil Penuh Nafsu Penasaran Dengan Kontol Om Om
Posted by: ceritabecek - 06-10-2018, 03:20 AM - Forum: Cerita Dewasa - No Replies

ABG Amoy Tocil Penuh Nafsu Penasaran Dengan Kontol Om Om - Cerita Becek.

[Image: ABG-Amoy-Tocil-Penuh-Nafsu-Penasaran-Den...-Om-Om.jpg]

Jumat malam kemarin saat aku pergi mall karena laper aku ingin makan di salah satu resto yang ada di mall. Setelah sampai dan duduk, pandanganku tertuju pada gadis ABG amoy sedang duduk di pinggir dan memandang ke bawah, dengan memakai pakaian dan celana ketat. Gemes aku lihat pahanya, sungguh mulus sekali, dari samping toketnya agak sedikit terlihat.

Aku pun tertarik untuk mendekatinya. Kusamperin dia dan bertanya, "ngeliatin apa si?".

Dia menoleh, woo cantik nian, matanya sipit, hidungnya mancung dan bibirnya mungil memberikan senyum manisnya kepadaku.

"Nunggu temen, om."
"Mangnya janjian ya?"
"Iya katanya mau nonton, tapi dah jam segini gak nongol juga, kesel deh Miya."
"Oh namanya Miya toh, kenalin," kataku memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangan.
Dia menjabat tanganku.
"Iya om, aku Miya."

Tangannya tak kulepaskan malah dengan jari telunjukku kukilik telapak tangannya yang sedang kujabat itu.
"Ih, si om iseng deh," katanya sambil tetap tersenyum.

Karena dia menghadap ke aku, aku bisa melihat bentuk toketnya, masih imut, mungkin umurnya masih muda.
"Sekolahnya kelas berapa?"
"Kelas 1 om."
"Wah abege banget. Dah temennya gak dateng kali, ikutan makan yuk, aku laper nih," kataku sambil menggandeng tangannya menuju ke resto.
Dia ngikut aja. Sambil makan, dia kuguyoni.

"Nunggu temen cowok ya?"
"enggak kok om, cewek."
"Kok nonton sama cewek, mana asik?"
"Kan cuma mau nonton om, mangnya di bioskop mau ngapain pake asik segala."
"Ya nonton sembari....," kataku sambil memutuskan ucapanku, aku pengen liat reaksinya gimana.
"Sembari apaan om," aku berhasil membuatnya penasaran.
"Sembari ngapain ya kalau di bioskop."
"Ya nonton lah om, emangnya om kalau nonton sembari ngapain."
"Tergantung temen nontonnya."
"Kok tergantung temen nonton, kan ke bioskop mau liat filmnya."
"Iya, tapi kalau ditemeni abege secantik Miya, jadi gak merhatiin filmnya deh."
"Abis merhatiin apa?"
"Ya merhatiin kamu lah, abis kamu cantik banget."
"Ih om gombal deh, Miya biasa aja kok."
"Temen kamu gak dateng, trus nonton ma aku mau gak?"
"Tapi nonton ya om, gak yang lain."
"Tapi nontonnya di tempatku."
"Kok ditempat om?"
"Biar private nontonnya, berdua aja, mau gak?"
"Mangnya mau ngapain om berdua aja."
"Ya bisa sembari ngobrol, makan minum."
"Kan sekarang dah makan minum, mangnya om masi laper?"
"Ya enggak makan berat kaya gini, makanan ringan lah."
"Kapuk kali ringan."
"Mau gak nonton di tempatku?"
"Mangnya om punya film apa?"
"Filmnya asik lah pokoknya, mau ya?"
"Rumah om jauh gak?"
"Napa, besok kan libur skolah kan, pulang maleman gak apa kan, atau pulang pagi aja sekalian biar gak masuk angin."
"Maunya, ntar gak masuk angin tapi kemasukan yang laen lagi."
"Mangnya pernah kemasukan yang laen?" Dia diem aja.

"Ma cowoknya ya?"
"Gak tau ah, om kok nanya gituan sih."
"Kan tadi kamu yang bilang kemasukan yang laen. Dah pernah ya kemasukan yang laen, nikmat kan?" Dia diem aja lagi.
"Nikmat kan kalo kemasukan."
"Gak tau ah."

Aku membayar makanannya dan mengajaknya keluar resto. "Ke tempatku ya."
"Tapi jangan dimasukkin ya om."
"Napa, kan enak kalo dimasukin."
"Ak ah, takut."
"Udah pernah aja kok takut sih?"
"Sok tau, kata siapa Mey-Mey dah pernah kemasukan."
"Ya nebak aja, udah pernah kan, kayanya sih udah."
"Gak tau ah."

Aku menggandengnya ke basement menuju ke mobilku. Dia tidak menolak waktu kuajak masuk mobil, kemudian mobil meluncur meninggalkan basement mal menuju ke apartemenku.

"Kok ke apartemen? Om tinggal di sini ya?"
"Iyalah."

Dari basement apartement, dia kugandeng ke lift dan lift meluncur menuju lantai 35. Dia nurut saja ketika kugandeng keluar lift menuju ke apartementku. Dia duduk di sofa, aku duduk di sebelahnya.

"Mey, kamu tu sebenarnya mau ketemu siapa sih di mal?"
"Temen, om, kan Miya dah bilang tadi."
"Tapi gak buat nonton kan," sambil menatap matanya yang sipit.
"Kok om tau sih."
"Ya tau lah, ngapain juga cewek abege secantik kamu sendirian gelisah di mal, pasti ada yang ditunggu dan pasti gak buat pergi nonton. Mau ngapain sih, jujur deh ma aku, kamu gak bisa boong kok."
"Bener kok om, Miya nunggu temen."
"Tapi gak buat nonton kan?"
"Iya juga seh, om pinter banget si nebaknya."
"Abis nungguin siapa?"
"Nungguin temen om, Miya mo dikenalin ma om om."
"Kan akhirnya kenalan ma aku."
"Ya sih om, makanya Miya mau om ajak ke apartement om."
"Mangnya kamu sering ya maen ma om om."
"Belum perna kok om."
"Biasanya maennya ma siapa?"
"Ma cowok Miya om."
"Sering?"
"Sering juga om, hampir tiap malming kita maen, habis nikmat seh."
"Besok maen lagi ma cowok kamu?"
"Enggak om, dia lagi tugas keluar kota."
"Oh cowok kamu sudah kerja toh, bedanya jauh dong ma kamu."
"Iya om, dia dah lulus sekolahnya, jadi dah kerja, 19 tahunan lah bedanya."
"Pantes kamu jadi cepet matengnya."
"Mangnya Miya mangga, pake mateng segala."
"Terus napa kamu dikenalin ma om om."
"Kata temen Miya lebih nikmat maen ma om om ketimbang ma cowok ndiri, makanya Miya jadi penasaran, pengen nyobain, kaya apa si nikmatnya."
"Jadi mau ya maen ma aku."
"Ya maulah om, kalau gak mau, ngapain juga Miya ikut ma om ke apartemen. Katanya om mau muterin film, film bokep ya om."
"Aku gak ada film kok."
"Habis mau langsung maen ya om?"
"Kamu mijitin aku dulu ya."
"Miya gak bisa mijit kok om."
"Gak apa, aku tu pengen dielus-elus ma kamu kok, bisa kan ngelus-ngelus."

Dia tersenyum, manis sekali. Aku masuk ke kamarku duluan. Di kamar aku mengganti pakean dengan celana pendek dan kaos, kemudian aku memanggil Miya masuk. Aku berbaring telungkup di ranjang dan dia mulai memijit kakiku, mulai dari telapak kaki sampai ke paha.

"Om suka olahraga ya, ototnya kenceng gini," katanya.
"Iya Mey, suka fitnes, mau ikutan?"
"Boleh, kapan om fitnes, Miya ikutan ya," jawabnya.
"Semua otot kan mesti kenceng Mey, kalau gak kenceng mana bisa dipake."
"Dipake ngapain om?"

Aku hanya tersenyum tidak menjawab pertanyaannya yang terakhir. Dia sengaja memijat bagian paha sebelah dalam.

“Aduh Mey enak tapi geli, tu bisa mijit, katanya gak bisa. suka mijitin cowok kamu ya Mey?"
"He eh, dia yang ngajarin mijit om," sahutnya.

Aku mengangkangkan pahaku dan sesekali disenggolnya selangkanganku, ada sesuatu yang keras di dalamnya. Aku sudah mulai terangsang dan ngaceng. Pijatan beralih ke pantat dan punggungku. Bagian ini masih tertutup celana pendek dan kaos.

"Om enaknya kaosnya dibuka deh supaya mijetnya bisa tuntas," katanya dan aku langsung melepas kaos dan kembali telungkup.

Punggungku juga berotot. Pijatannya mulai dari bagian bahu. Dia mengambil posisi mengangkangi badanku. Setelah bahu dan punggung, kini pijatannya mengarah ke bongkahan pantatku. Mulanya dia memijat dari luar celananya, tapi gak bisa tuntas.

"Om, celananya mengganggu nih," katanya.
"Dilepas aja ya Mey," jawabku sambil langsung melepas celana pendeknya.

Sekelebat tampak kontolku menonjol sekali di balik cd, besar dan panjang dan sudah keras sekali. Aku kembali menelungkup. Pijatan mulai mengeksploitir bagian pantat dan pangkal paha. Jarinya memijit belahan pantat dan hampir menyentuh biji pelerku.

Selesai dengan pantat, dia minta aku telentang. Kontolku yang besar dan panjang sampai kepalanya nongol dari bagian atas cdku.

"Ih om, ngaceng ya," katanya manja sambil menduduki kontolku. Terasa sekali kontol itu mengganjal pantatnya. Dia mulai lagi dari bahu, untuk melemaskan bagian itu. Perlahan-lahan lalu turun ke bawah ke dadaku.

Aku tersenyum saja memandangi wajahnya. "Kamu cantik sekali Mey," kataku merayu. Dia sengaja menggeser-geser pantatnya di kontolku. Pentilku mengeras, dan sesekali dipilinnya. Dia minta aku menarik nafas ketika dipilinnya pentilku lalu pelan-pelan menghembuskannya.

"Mey," lenguhku.
"Kenapa om, sakit ya pijitan Miya."
"Enggak sakit kok Mey, merinding semua badanku."

Setelah puas memlintir pentilku dia mulai turun ke perut. Perutku kencang dan tidak berlemak, kepala kontolku yang nongol dari atas cd seakan mengundangnya untuk meremasnya. Dia juga terangsang melihatnya. Dari perut dia mulai menelusur ke bawah sampai menyentuh kepala kontolku.

Aku memejamkan mata sementara dia terus memijit lembut di pangkal paha sampai ke selangkangan sambil sesekali menyenggol kontolku dengan menggosokkan punggung tangannya ke kontolku. Perlahan jarinya diselipkan di karet cdku dan menurunkan cdku perlahan-lahan sampai lepas.

Nongollah kontolku yang berdiri tegak, besar dan panjang dengan bulu rambut yang lebat bersambung sampai ke pusar dan dada. "Pegang," kataku singkat dan diapun menuruti sambil mengusap pelan-pelan. Tanganku mulai berkeliaran, membuka t-shirtnya, bra kemudian celana pendeknya.

Tinggal CDnya yang belum kulepas. Dia kubaringkan dan kemudian aku melumat bibirnya, dan terus menjilat sampai ke toketnya yang imut dengan pentil yang merah coklat. Saat aku mengulum toketnya, dia mulai menggelinjang, apalagi jariku mulai menerobos CDnya dan dengan lembut menggosok bibir nonoknya.

Dia bergetar sambil berdengus pendek, "Uh.. uuh.. uuhh.." CDnya kemudian kulorotkan dan kubuka pahanya lebar-lebar. Aku tertegun melihat bibir nonoknya yang tipis memerah yang diselimuti jembut yang lebat.

"Mey, jembut kamu lebat sekali ya. Pasti nafsu kamu besar ya." Dia diam saja karena sudah sangat terangsang akibat jilatanku di selangkangan nya. "Om...." dia mendesah ketika lidahku mulai beroperasi ke tengah-tengah nonoknya.

Gerakan refleksnya menarik paha ke atas dan posisi yang kian membuka menambah leluasa lidahku bekerja lebih dalam ke nonoknya.

Cairan nonoknya mulai tumpah membuat aku tambah ganas, dan mulai menyedot keras itilnya. Ujung lidahku bermain lincah, dalam, menelusuri menggesek permukaan dalam nonoknya membuat dia tambah bergetar menahan rangsangan kenikmatan.

"Uh.. uuhh.. uuuhhh.." erangannya tambah keras dan pahanya menjepit keras kepalaku dengan kaki yang melingkar ke punggungku. Aku memutar tubuhku pelan sambil terus menyedot nonoknya. Posisi 69, dia kusuruh mengulum kepala kontolku yang besar itu. Lidahnya mulai bermain di antara belahan kepala kontolku.

Kami berpacu terus dengan posisi 69 sampai "oom... uuuuhhhh.." badannya menggelinjang hebat sambil mengerang keras dengan suara tertahan karena kepala kontolku masih terbenam dalam mulutnya. Dia sudah nyampe dan kulepaskan kontolku dari mulutnya.

Aku masih telentang dengan kontolku masih tegak karena belum tuntas. Aku menyuruhnya naik ke atas perutku. Aku berbaring dengan bantal 3 susun di punggung dan kepala, sambil menyuruh dia duduk di atas kontolku yang sengaja diposisikan ke arah pusar.

Dia duduk mengangkang dengan bibir nonok menempel di kontolku, dia mulai menggerakan pantatnya maju mundur perlahan. "Ah.. nikmatnya Mey..." gumamku sambil menahan kenikmatan karena goyangan pantatnya.

Ternyata dia sudah pengalaman juga dalam urusan perlendiran ini. Beberapa saat kurasa cairan nonoknya mulai mengalir membasahi kontolku, dia makin terangsang. Gesekannya makin menggila membuat dia tersentak-sentak saking nikmatnya.

Aku mulai meremas-remas toketnya yang imut. "Isap.. om," dan aku melengkungkan badanku berusaha mengulum toketnya. "Uuuhhh.. uuuuhhh.., terussss oom..." pintanya sambil bertambah cepat menggesek nonoknya ke kontolku.

Lebih dari 15 menit kemudian dia mengerang tersendat kenikmatan. Aku tahu dia akan nyampe lagi, "ayo putar badanmu," dan secepatnya dia berbalik dengan nonoknya menantang di depan mulutku. Dia menarik pantatnya dan lagi-lagi kusedot bibir nonoknya sambil sesekali lidah kujulurkan mengilik itilnya.

Kontolku terbenam lebih dari separuh di mulutnya, kepalanya turun naik mengocok kontolku dalam mulutnya. Erangan tertahan dan desahan kenikmatan mengiringi puncak permainan. Tiba-tiba dia menekan pantatku kuat-kuat ke mulutnya sambil mendesah panjang dengan kontolku di mulutku. "Oom.. ooohh..."

Akupun demikian, kukepit kepalanya dengan kaki dan "creet.. creet.. creeettt..." pejuku ngecret semuanya di mulutnya.

"Om, belum dimasukin udah nikmat gini ya, apalagi kalau dimasukin," desahnya.
"Kamu mau dimasukin Mey?" jawabku.
"Om, Miya laper."
"Ya udah, kita mandi dulu, terus baru cari makan malem."

Di kamar mandi, kita saling menyabuni. Kontolku ngaceng lagi, dikocok-kocok nya kontolku pelan-pelan.

"Om kontolnya besar banget sih." Selesai mandi, dia memakai pakaiannya kembali. Kemudian aku pergi dengannya ke warung di depan apartemen untuk cari makan malam.

Selesai makan malam, kami kembali ke apartment lagi. Aku memutar film biru. Dengan 2 bantal besar di atas karpet tebal kami berdua duduk berdampingan sambil nonton film. Permainan panas di film itu membuat dia mulai bergerak menempel ke badanku dan kemudian rebah di atas pahaku.

Aku mengulum bibirnya dengan lembut sambil tanganku mulai bergerak dengan sentuhan halus ke toketnya yang masih dilapisi bra itu. Dia menggelinjang saat aku mulai agresif memainkan pentilnya. "Ayo om. .gesek lagi ya..!" pintanya bernafsu. Dia mencium tanganku dan menjilati jari-jariku.

Kemudian aku melepaskan tanganku dari ciumannya dan kembali meremas toketnya dari balik kaosnya. Tanganku menyusup masuk ke balik branya. Kupilin pentilnya secara bergantian. Dia makin menggeliat karena nafsunya sudah memuncak.

Tanganku ditariknya menjauh dari toketnya. Dibawa ke arah perutnya. Segera aku mengilik-ngilik pusernya sampai dia menggeliat kegelian, "om geli." Tanganku segera menyusup ke bawah berusaha merayap terus ke bawah menyelip ke dalam cdnya sampai menyentuh jembutnya.

Jangkauanku kini maksimal, padahal target belum tercapai. Dia menaikkan badannya sedikit dan kini jari-jariku bisa mencapai belahan nonoknya. nonoknya sudah basah, sehingga jari tengahku dengan mudah menyusup ke dalam dan menemukan itilnya yang sudah mengeras.

Aku lalu memainkan jari tengahku. Pinggulnya mengikuti irama sentuhan jari tengahku. Dia menggelinjang.

"Om, lepasin pakaian Miya, om, semuanya," pintanya. Segera aku mengangkat t-shirtnya ke atas, dia mengangkat tangannya ke atas untuk mempermudah aku melepas t-shirtnya. Kemudian aku melepas pengait bra dan menarik celananya bersama cdnya, dia mengangkat pantatnya untuk mempermudah aku melepasnya.

Setelah dia berbugill ria, segera akupun melepas semua yang menempel di badan. Kontol besarku sudah tegak dengan kerasnya. Kami berbaring di karpet ruang tengah dalam keadaan telanjang bulat. Dia mengocok-ngocok kontolku dengan cepat dan keras, sebentar saja sudah ngaceng lagi.

"Om kuat banget ya, tadi baru ngecret udah ngaceng lagi," katanya.
"Abis dikocok sama kamu sih, kamu juga mau lagi kan Mey."
"Iya om, Miya kepingin disodok kontol om."

Ketika mengocok-ngocok kontolku dia sudah terangsang juga, nonoknya sudah basah, apalagi ketika ngocok kontolku, aku ngitik-ngilik itilnya. Aku telentang dan dia menaiki tubuhku. Dengan posisi setengah merayap, dia menjilati mulai dari bawah kontolku ke atas, berputar sejenak di celah kepala kontolku kemudian mulai dengan mengulum lembut sambil mulutnya turun naik mengocok kontolku.

"Ooohhhh... ooouuuhhh," giliranku bergumam tidak jelas. Puas mengocok kontolku dengan mulutnya, dia langsung duduk di atas perutku dan diarahkan kontolku ke bibir nonoknya yang sudah basah.

"Aaahhhh...!" desahnya sambil mencengkeram dadaku ketika kontolku amblas ke dalam nonoknya dengan mulus. Kocokan demi kocokan dipadu goyangan pantatnya membuat kami berdua sama-sama merem melek dengan desahan-desahan panjang berulang-ulang.

Dengan kontol yang masih menancap ketat pada nonoknya, aku memintanya menurunkan badannya ke belakang sambil kedua tangannya bertopang ke belakang, aku menyodokkan pantatku ke depan. Luar biasa... kontolku seolah-olah tertarik kalau pantatnya bergerak ke belakang dan seperti mau patah bila dia menyodok ke depan, terjepit rapat di antara bibir nonoknya.

Dengan kepala mendonggak ke belakang kadang terangkat, dia makin gila menggoyang pantatnya, "uuuhhh... ngghhh..!" erangnya tidak jelas. Cairan pelicin nonoknya meleleh hangat sampai ke bawah kontolku.

"Hhuuu.... huuuu... huuuuuu!" dia kian ganas dan seketika merubah gayanya, duduk di atas pangkal pahaku dengan kontol tetap tertancap di nonoknya, hanya pantatnya saja yang bergerak maju mundur dengan cepat. Kontolku terasa berdenyut-denyut dicengkeram bibir nonoknya.

Bercampur aduk rasa nikmat yang kudapat dari permainan ini. "Om.... ngghhh..!" dia sudah mendekati puncaknya. "Remes toketnya... om!" pintanya sambil menarik tanganku. Kuremas toketnya, kian kuat remasanku makin kuat sentakan pantatnya dibarengi dengusan nafasnya yang memburu.

"Aaaaaaahhhhhh..!" dia menyentak dengan histeris beberapa saat dan kemudian terdiam, roboh ke atas badanku dengan jari tangannya mencengkeram kuat ke dadaku menimbulkan merah goresan kuku yang panjang.

"Nikmat ya Mey," kataku tersenyum melihat badannya yang terkulai lemas menindih tubuhku. "Aku akan membuatmu lebih puas, sayang!"
"Miya capek... tapi.. om belum ngecret ya," katanya seraya beringsut turun dari atas badanku dan telentang pasrah. Aku mengambil handuk basah dan me lap bibir nonoknya dengan lembut.

Dia tersenyum sambil mengepitkan pahanya. Gantian dia membersihkan kontolku yang tetap ngacung dengan keras. Aku memeluknya dan mulai menggeluti tubuhnya lagi. Bibirnya kukulum dengan nafsu, turun ke bawah kujilati pentilnya.

Dia menggelinjang pelan, aku meneruskan permainan meraba bibir nonoknya, menyentuh itilnya dan kugesek pelan. Kedua pahanya terbuka lagi dan untuk kedua kalinya nonoknya basah. Aku gak bisa menguasai nafsuku lagi, dengan cepat berlutut di antara kedua pahanya dan mengatur posisi kontolku tepat di atas lubang nonoknya, merendahkan badannya dan bless.... kontolku langsung menerobos masuk nonoknya.

"Aaauuhhhh..!" dia melenguh panjang ketika aku menekan kuat dan mulai memainkan pantatku turun naik. Saat serangan kontolku kian gencar, matanya seakan tinggal putihnya kadang mendelik kadang terpejam dengan desisan panjang pendek.

Kuangkat kaki kirinya ke bahuku dan badannya kumiringkan dengan kaki kanan tetap lurus. Nonoknya seakan bertambah terbuka dengan posisi demikian. Dengan setengah berlutut, kumasukan kontolku dalam-dalam ke liang nonoknya, dan kukocok keluar masuk dengan cepat.

"Uuhh.. uuhh.. uuhh.." dia mendesis berulang-ulang menahan serangan kontolku. Tangan kananku dengan gesit menggosok-gosok itilnya sambil kontolku tetap keluar masuk liang nonoknya, membuat dia menjadi liar dan keblingsatan. Kedua bongkahan toketnya kuremas-remas dan kepalanya sebentar-sebentar diangkat dengan mulut kadang ternganga lebar kadang mendesis tertahan.

Puas mengocok dengan posisi demikian, aku mengganti lagi posisi kami. Dia ku suruh menelungkup dengan pantat sedikit nungging ke atas dan paha sedikit mengangkang membuat bibir nonoknya kelihatan merekah dan menantang.

Dengan posisi jongkok kugosok-gosokkan kepala kontolku mulai dari pantat sampai ke bibir nonoknya, tangannya bergerak cepat ke belakang memegang kontolku dan menuntun ke tengah nonoknya, "ayo om." Sambil memegang pantatnya, aku mendorong masuk kontolku masuk ke nonoknya.

Dengan pelan kepala kontolku menerobos masuk. Begitu hampir setengah masuk, kusentakkan agak kuat dan... "blessss" hampir seluruh kontolku tenggelam. "Haahh..!" dia menjerit tertahan dengan kepala terangkat. Aku mendiamkan sekian detik untuk merasakan denyutan nonoknya mencengkeram kontolku, baru kemudian kukocok maju mundur dengan pelan.

Sembari mengocok, tanganku merayap dari belakang menggapai toketnya dan mulai meremasnya. "Ooouuuhhh... oouuuhhh..." dia mendesah berkali-kali ketika kontolku mulai membabibuta keluar masuk liang nonoknya.

Punggungnya kadang melengkung ke bawah kadang ke atas dengan pantat bergoyang kiri kanan membuat aku keblingsatan dan makin kencang menggempur nonoknya. Cairan nonoknya makin banyak mengalir sampai-sampai turun membasahi biji pelerku.

Dia merasakan kegelian dan kenikmatan yang amat sangat seakan menjalar ke seluruh syaraf di tubuhnya. "Ssshhh.. sssshhhh..!" dia mulai bergumam tak karuan mengiringi genjotanku yang tambah menggila. Kontolku terasa semakin keras dan membesar, pertanda aku sudah mulai mencapai puncak kenikmatan. Dia pun demikian kondisinya, badannya bergetar hebat dan tangannya menggapai karuan kiri kanan mencengkeram bantal karpet.

"Huuuhhh... hhuuuhhhh.. om..!" dia bagai kesurupan.

Aku mencabut kontolku dengan tiba-tiba, bergerak duduk di atas karpet sambil bersandar di kaki sofa dengan kaki menjulur lurus ke depan setengah terbuka. Dia kusuruh duduk di atas pangkuanku dan.. blesss.. nonoknya menelan semua kontolku dan tanpa diminta, aku langsung menggenjot cepat.

Kami berpelukan rapat, mulut saling berpagutan penuh nafsu, saling mengulum sementara pantatnya bergerak histeris memburu puncak kenikmatan yang kian dekat. "Aauuhhh.. auuuhhh.. oom..... aaaahhhhhhh...!" dia sudah hampir di puncak surga dunia dan sesaat kemudian aku mendorong badannya terlentang.

Sekali lagi, dengan sigap aku merubah posisi, tengkurap di atas tubuhnya dan menggenjotkan kontolku sekuat-kuatnya ke nonoknya. Bibir kami kembali saling mengulum sambil berpelukan. Kaki dan tangannya merangkul ketat badanku menahan hentakan-hentakan pantatku yang mendorong kontolku keluar masuk nonoknya.

Detik demi detik kami rengkuh kenikmatan itu bersama-sama.... sampai akhirnya, "aaahhhhhhhh....!" dia mengerang panjang mencapai puncak dengan kuku jari tangannya menancap kuat ke punggungku.

"Aaauuuhhhh.... Mey!" aku mendesah panjang, kutekan kuat-kuat berulang kali pantatku dengan cepat dan pada hunjaman terakhir.... blesss.... pangkal kontolku dan bibir nonoknya seakan jadi satu.. dan sesaat kemudian.. creetttt.. crreeetttt... pejuku berhamburan keras memenuhi nonoknya.

"Ooohh.. ooohhhh..!" dia menerima terjanganku yang terakhir berbarengan semburan pejuku yang terasa hangat di dalam nonoknya. Sungguh nikmat rasanya. Aku lemes, demikian pula dia. Tenaga terkuras habis dalam pergulatan yang ternyata memakan waktu lebih dari 1 jam. Akhirnya kami tertidur kelelahan.

Sumber : ABG Amoy Tocil Penuh Nafsu Penasaran Dengan Kontol Om Om

Print this item

  Theresia Sang Pujaan Hati Dengan Senang Hati Menghisap Kontolku
Posted by: ceritabecek - 06-10-2018, 03:19 AM - Forum: Cerita Dewasa - No Replies

Theresia Sang Pujaan Hati Dengan Senang Hati Menghisap Kontolku - Cerita Becek.

[Image: Theresia-Sang-Pujaan-Hati-Dengan-Senang-...ntolku.jpg]

Terlebih dahulu aku ingin memperkenalkan diriku, namaku Billy. Aku akan menceritakan pengalaman sexku yang terjadi sewaktu aku duduk di bangku sekolah kelas 2 SMA. Aku termasuk orang yang mempunyai nafsu seks yang besar dan haus akan sex. Demi kepuasan nafsu sex ku kadang aku melakukan hal di luar kendali. Di sekolahan aku punya hobi ngintip cewek-cewek di toilet sekolahan sambil onani.

Kadang pula aku mengintip cewek-cewek yang sedang latihan cheerleaders, biasanya kalau latihan cewek-cewek itu memakai celana yang seksi, kadang juga memakai rok mini jadi aku selalu berimajinasi sambil mengocok batang kontolku. Pernah juga aku nekat masuk ke ruang ganti cewek yang sedang ganti baju olahraga, aku melihat paha-paha mulus dan juga CDnya. Tidak hanya siswi-siswi di sekolahan saja yang jadi pelampiasanku, bahkan guru perempuan yang masih muda dan cantik jadi bahan imajinasiku.

Dan kali ini aku akan menceritakan pengalaman sex ku dengan salah satu siswi yang ada di sekolahanku, namanya Theresia. Hari itu tidak seperti biasanya, nafsuku tidak begitu bergejolak, hanya biasa-biasa saja ketika melihat Theresia. Yang ada aku malah jatuh cinta sama Theresia, kayaknya sih Theresia juga cinta sama aku.

Teman-temanku sering mencomblangkan aku dengannya. Theresia orangnya biasa saja, tidak begitu cantik dan seksi. Badannya tidak berisi banget, bokongnya pun tidak bahenol apalagi toketnya mungkin ukuran BHnya cuma 34 tidak begitu montok. Tapi dia memiliki kulit yang lumayan putih mulus. Aku suka mencuri-curi pandang ke arahnya. Di depan Theresia aku selalu JAIM (Jaga Image), aku berencana kalau nanti sudah jadian baru akan kuapa-apain dia.

Hari itu juga aku menjalankan lagi kegiatan nekatku karena hari itu cewek-cewek cheerleader mau latihan gladi bersih jadi otomatis akan mencoba kostum cheerleadersnya yang sedikit terbuka dan seksi.

Pertama-tama aku bersembunyi dulu di toilet cewek. Tak lama kemudian grup cheer masuk dan mereka berganti baju cheer. Di situ aku melihat berbagai model CD yang mereka pakai. Ada beberapa memakai model G-string. Mulai dari warna merah menyala, putih polos dll. Otomatis batang kontolku jadi menegang, lalu aku perlahan membuka retsleting celanaku. Aku mulai melakukan onani. Dan tiba-tiba ada seseorang yang membetulkan rok abu-abu ke tembok toilet.

Kalau dilihat sepatunya sih itu milik Theresia. Kulihat jelas paha yang putih mulus. Batang kontolku pun semakin mengeras. Tapi sebelum spermaku berhasil menyemprot, cewek-cewek cheer sudah keluar semua dari toilet. Akupun segera berpindah tempat ke dalam kelas.

Kulanjutkan onaniku di dalam kelas sambil mengintip duduk di kursi dekat jendela dan melihat anak cheer latihan. Betapa seksi-seksinya cewek-cewek itu. Belum juga berhasil ngecrot lagi tiba-tiba ada teman cewekku masuk ke dalam kelasku, belum sempat juga aku membetulkan celana, Theresia melihat ke arahku. Betapa kegetnya aku ternyata yang masuk adalah Theresia. Kaget dan malu ku tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Theresia pun setengah berteriak bertanya padaku, “hey Billy, kamu lagi ngapain?” tanyanya sambil menatap tajam melihatku dengan setengah tersenyum malu-malu.
“Oh.. eehh... Theresia.. aku…” jawabku terbata-bata.
“Dasar kamu... sini bantuin aku cari buku LKS,” sahutnya lagi.

Sejenak aku jadi bingung, yang jelas-jelas dia melihat aku lagi ngocok malah disuruh bantu cari buku. Dengan pura-pura tidak terjadi apa-apa, aku langsung menghampirinya dan membuka serta mencari-cari di lemari kelas. Theresia berdiri di dekatku sambil membungkuk. Waktu aku sedang mencari-cari buku, aku menyadari kalau Theresia memperhatikan aku.

Saat kulihati dia dan kutanya, “hai Theresia kenapa kamu melihat aku terus?” tanyaku berpura-pura.
“Ehhh... gak papa kok,” jawabnya sedikit gugup.

Lalu sekilas kulihat leher seragamnya agak turun, sehingga toketnya yang terbalut BH jadi terlihat. Memang sih ukurannya tidak begitu besar, tapi itu membuat gairah nafsuku bangkit. Aku lalu meneruskan mencari buku lagi, tapi dengan tiba-tiba Theresia mencium pipi kananku dengan lembut. Dan itu membuat bulu kudukku jadi berdiri apalagi ciumanya merambat ke daerah kupingku. Aku mendesah kecil “ahhh... Theresiaai...”

Ciuman Theresia pun berpindah ke mulutku, akupun membalas ciumannya itu. Kulumat mulut dan lidahnya, ciuman kami semakin panas. Theresia lalu melingkari kedua tangannya di leherku. Kubalas dengan kupeluk pinggangnya sambil sesekali kuremas pantatnya. Ternyata nafsu Theresia sama dengan nafsuku. Kumasukkan salah satu tanganku menyelinap di balik punggungnya lewat seragamnya yang sudah keluar. Kuelus punggungnya. Ciuman kami lumayan lama. Theresia benar-benar menikmati ciuman kami. Tak lama kemudian Theresia lalu melepaskan kancing bajunya sendiri dan kancing kemejaku juga. Waktu itu aku kebetulan tidak memakai kaos dalam, jadi tidak terlalu repot-repot.

Theresia lalu melepaskan BHnya, kulihat toketnya nampak kencang dan sedikit membesar, mungkin karena ereksinya cewek. Apalagi saat aku mulai merabanya, terasa sekali betapa kencangnya toket Theresia. Putingnya berwarna merah muda. Masih dalam posisi berdiri, kuturunkan kepalaku dan kuelus toketnya yang indah itu dengan lidahku. Kujilati seluruh toketnya. Theresia menikmati setiap jilatan dan hisapan yang kulakukan pada putingnya.

“Aahhh.... sssthhh... aahhh...” desahan yang keluar dari mulutnya.

Setelah puas menghisap putingnya. Kemudian Theresia menuntunku untuk duduk di kursi, dia melepas celana abu-abuku dan juga CDku. Rupanya Theresia ingin mengulum batang kontolku. Sebelum Theresia melakukan aksinya, dia memulai dengan mengocoknya dulu dengan tangannya sambil mendesah. Baru kali ini aku merasakan batang kontolku dikocok oleh perempuan. Dan benar kata orang, rasanya seperti terkena getaran atau sengatan listrik.

Dengan seketika kontolku langsung tegak berdiri. Theresia pelan-pelan memasukkan kepala kontolku ke mulutnya. Saat mulutnya mengenai ujung kontolku, aku dengan refleks mendongakkan kepalaku ke atas, kedua tanganku mencengkeram pinggir meja dan kursi dengan keras. Rasanya benar-benar nikmat sekali.

Theresia juga sesekali menghisap kontolku. Theresia memegang pangkal batang kontolku dengan keras. Theresia kadang juga mengelus bulu testisku dan menjilatinya yang membuatku sangat geli namun bukan geli untuk tertawa, melainkan geli nikmat. Selama kegiatan sex itu, aku dan Theresia tidak mengeluarkan sepatah katapun kecuali hanya mendesah.

Tidak lama kemudian Theresia mulai mengonanikan aku. Sejenak aku berpikir mungkin dia belum mau perawannya hilang, tapi aku tidak perduli. Aku menerima kocokannya yang ternyata lebih enak daripada kocokanku sendiri. Apalagi bila kocokan tangannya mengenai pangkal kepala kontolku. Rasanya seperti tersengat aliran listrik ratusan volt. Mungkin karena nafsuku yang sudah sangat besar, aku hampir mencapai orgasme. Kemudian kusuruh Theresia bersiap untuk menyedot kontolku.

“Theresiaaa.... aku mau keluaaarrr.... sedot ya sayaaannggg...” pintaku. Tanpa berpikir panjang Theresia pun lantas membuka rongga mulutnya di depan batang kontolku. Dan lalu, ”Crooottt... crooott.. ccroooott...” menyemburlah spermaku ke dalam mulutnya, tapi setelah beberapa semprotan, aku sempat berhenti beberapa detik dan kuangkat badan Theresia.

Aku bermaksud untuk menyiram spermaku tidak hanya di wajahnya saja, namun di toketnya juga seperti di film-film biru yang sering aku tonton. Sisa spermaku pun membasahi dadanya. Theresia kemudian terdiam sejenak, dia menghempaskan badannya ke kursi karena kelelahannya, sambil melihati dadanya yang tersiram air mani, dia juga mengelap wajahnya yang lebih penuh dengan cairan hangat putih kental dengan telapak tangannya.

Theresia lalu berkata, “pejuhmu banyak banget sihh...” sambil tersenyum. Kemudian dia bangkit untuk mengambil handuk kecil yang sering ia bawa dari tasnya dan lanjut membersihkan spermaku lagi.

Setelah itu, dengan masih telanjang bulat, dia menduduki pahaku sambil melingkari tangannya di leherku.

Lalu ia berkata, “Billy, yang ini jangan dulu ya ( sambil mengelus memeknya ) kamu kalau ingin ngecrot lagi, aku oral aja ya,” katanya manja.

“Ayo Billy, pakai pakaiannya lagi, entar keburu ada guru atau siswa lain yang melihat kita,” katanya.

Aku dan Theresia pun segera berpakaian dan keluar kelas dengan hati-hati setelah mengambil LKS yang dia cari tadi dan memasang tampang biasa-biasa supaya tidak dicurigai. Malamnya, akhirnya aku dan Theresia resmi jadian. Lumayan aneh kan, terbalik, jadian setelah bercinta duluan. Sejak saat itu hingga sekarang, aku tidak pernah lagi mengintip dan onani melihat cewek cheers, di toilet cewek ataupun guru-guru wanita. Sekarang aku punya Theresia yang telah menjadi pelampiasan nafsuku.

Sumber : Theresia Sang Pujaan Hati Dengan Senang Hati Menghisap Kontolku

Print this item